Garuda Indonesia

Sinergi Kreatif Tahilalats dan Garuda Indonesia dalam Sepatu UNERD

Sinergi Kreatif Tahilalats dan Garuda Indonesia dalam Sepatu UNERD
Sinergi Kreatif Tahilalats dan Garuda Indonesia dalam Sepatu UNERD

JAKARTA - Era baru industri kreatif Indonesia kini ditandai dengan keberanian jenama lokal untuk saling berjabat tangan dalam sebuah kolaborasi lintas sektor. Bukan sekadar strategi bertahan hidup, sinergi ini merupakan pembuktian bahwa kualitas produk dalam negeri mampu bersaing di level tertinggi. Kali ini, maskapai nasional Garuda Indonesia bersinergi dengan karakter ikonik Tahilalats dan label footwear asal Pasuruan, UNERD, untuk meluncurkan koleksi sneakers yang memadukan kenyamanan, gaya, dan identitas kebanggaan bangsa.

Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis untuk mempererat hubungan antara brand dengan audiens lintas generasi. Dengan menyatukan filosofi pelayanan Garuda Indonesia dan humor segar khas Tahilalats ke dalam sepasang sepatu, ketiga pihak ini berhasil menciptakan sebuah artefak gaya hidup yang fungsional sekaligus memiliki nilai koleksi yang tinggi bagi para pencinta produk lokal.

Peluncuran Eksklusif di Tengah Ekspansi Gerai Offline

Momen bersejarah ini dilakukan bersamaan dengan peresmian toko terbaru UNERD yang berlokasi di Plaza Senayan, Jakarta, pada Jumat, 13 Februari 2026. Dalam proyek kolaborasi ini, UNERD mengadaptasi dua model andalan mereka, yakni Insurgent dan dHIGH, yang dirancang ulang untuk mewakili karakteristik visual Garuda Indonesia dan Tahilalats.

Pemilihan material pun menjadi fokus utama untuk menjamin kepuasan pengguna. "Kita ingin menciptakan produk yang nyaman, pakai jalan nggak pegel. dan pasti kita karena ingin mencakup sebannyak mungkin, pengen affordable, dijangkau sebanyak mungkin... kita (juga) bikin material khusus untuk sepatu ini," kata Founder UNERD, Yoseph Putera Soesanto.

Detail Desain: Perpaduan Estetika Maskapai dan Karakter Jenaka

Secara visual, koleksi ini menghadirkan harmoni warna yang sangat identik dengan Garuda Indonesia, yakni biru navy dan tosca. Sentuhan kreatif Tahilalats memberikan nuansa unik melalui karakter-karakter lucu yang disematkan pada bagian lidah, area belakang, serta insole sepatu. Tak hanya itu, detail kecil yang terinspirasi dari dunia penerbangan turut disisipkan untuk memperkuat nuansa kolaborasi.

"Kalau dilihat ada semacam tag. Kalau dilihat tag-nya, ada semacam boarding pass pesawat. Kita masukkan juga di situ supaya UNERD bisa relate dengan Garuda dan Tahilalats," sambung Yoseph. Koleksi ini hadir dengan konsep uniseks dan tersedia dalam rentang ukuran 38 hingga 45. Namun, bagi para peminat harus bergerak cepat karena ketersediaannya cukup terbatas. "Ini limited, per warna ada 2000-3000an. Enggak terlalu banyak," ujarnya.

Strategi Harga Terjangkau dan Distribusi Multi-Saluran

Meskipun menyandang nama besar maskapai nasional dan IP populer, UNERD tetap berkomitmen pada harga yang kompetitif. Sepatu kolaborasi ini dibanderol sebesar Rp389 ribu untuk model DHigh dan Rp429 ribu untuk tipe Insurgent. Selain tersedia di toko fisik, koleksi ini juga dilepas secara eksklusif melalui platform Shopee.

Yoseph mengamati adanya pergeseran perilaku belanja konsumen pascapandemi yang kini mulai kembali melirik pengalaman berbelanja langsung. "Kalau sekarang, growingnya lagi ke offline karena kalau bisa kita bilang, shiftingnya kan pas COVID dan orang-orang mulai belanja online. tapi sekarang aku rasa orang mulai balik pelan-pelan orang pengen ngerasain, pengen nyoba, pasti orang-orang ke offline," tuturnya. Ia juga menekankan bahwa kolaborasi lintas bidang sangat krusial untuk saling bertukar audiens dan memajukan brand asli Indonesia.

Kado Spesial Menyongsong Hari Jadi ke-77 Garuda Indonesia

Bagi Garuda Indonesia, kolaborasi ini bukan sekadar urusan niaga, melainkan kado istimewa menjelang ulang tahun ke-77 maskapai tersebut. Prina Eka Putri, Marketing Group Head Garuda Indonesia, menjelaskan bahwa pihaknya ingin terus mengangkat IP lokal sebagai bagian dari in-flight experience melalui kampanye “Fly The Local Way”.

"Kami melihat UNERD sebagai brand yang sangat established as local footwear di Indonesia dan menjadi merek lokal yang paling hype. Demi membangkitkan opportunity, kami membuka dan menumbuhkan semangat untuk generasi muda dalam membeli produk dari jenama lokal. Saatnya Indonesia bangga sama sepatu lokal,” ungkap Prina.

Dukungan Pemerintah terhadap Inovasi Industri Sepatu Nasional

Apresiasi senada turut datang dari Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar. Menurutnya, kolaborasi tiga arah ini adalah langkah jitu untuk meningkatkan rasa bangga generasi muda terhadap karya anak bangsa. Ia mencatat bahwa industri sepatu dalam negeri saat ini sudah sangat inovatif berkat proses belajar dari merek-merek global.

"Semoga lebih banyak kolaborasi-kolaborasi lain yang berkelanjutan karena Kementerian Ekraf sudah pernah berkolaborasi hadirkan desain khusus pada livery pesawat (Sky Explorer) Garuda Indonesia yang juga turut mempromosikan IP karakter lokal seperti Tahilalats,” ujar Irene.

Optimisme terhadap Masa Depan Tren Sepatu Lokal

Melihat animo masyarakat yang terus menanjak, Yoseph merasa sangat optimis terhadap masa depan industri footwear dalam negeri. Ia memandang bahwa persaingan sehat antar-merek lokal seharusnya bertujuan untuk menggeser dominasi produk impor maupun barang tiruan (KW).

Ke depannya, UNERD berencana merambah kategori lain seperti sepatu lari (running) hingga basket untuk memenuhi permintaan pasar akan sepatu hybrid. "Dalam artian modelnya sporty, tapi cocok tuh bisa dipakai ke kantor, bisa dipakai buat kerja. Karena orang ga mau ribet, satu sepatu buat semua," pungkas Yoseph. Transformasi ini membuktikan bahwa sepatu lokal kini bukan lagi sekadar pilihan alternatif, melainkan pemimpin tren yang relevan dengan kebutuhan gaya hidup modern.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index