JAKARTA - Raksasa otomotif asal Tiongkok, BYD, semakin agresif dalam menancapkan kukunya di pasar otomotif Jepang yang sangat kompetitif. Kali ini, fokus tertuju pada segmen paling ikonik di Negeri Sakura, yakni kei car (K-Car), melalui model terbaru mereka yang diberi nama BYD Racco. Menjelang peluncurannya yang sangat dinanti, BYD secara resmi telah menyingkap desain interior dari mobil listrik mungil ini. Langkah ini memberikan gambaran jelas bagaimana teknologi Tiongkok mencoba beradaptasi dengan budaya berkendara praktis masyarakat Jepang yang mengutamakan efisiensi ruang tanpa mengorbankan kenyamanan.
Harmoni Desain Interior yang Ergonomis dan Modern
Laporan dari Carnewschina pada Selasa waktu setempat mengungkapkan bahwa interior BYD Racco tidak serta merta meninggalkan identitas asli kei car. Mobil ini justru mengadopsi arsitektur khas kendaraan mungil Jepang, di mana tuas persneling dipasang secara cerdas pada konsol tengah yang pendek. Desain ini memungkinkan kursi depan diposisikan berdekatan, menciptakan kesan lapang meski dalam dimensi kabin yang terbatas.
Sentuhan teknologi modern BYD tetap hadir secara dominan. Di dalam kabin, pengendara akan disambut oleh layar sentuh mengambang (floating touchscreen) berukuran besar yang menjadi pusat hiburan, didampingi oleh panel instrumen LCD yang memberikan informasi berkendara secara digital. Menariknya, BYD tetap mempertahankan aspek kepraktisan dengan menghadirkan blok tombol fisik untuk pengaturan kontrol iklim, sehingga pengemudi dapat mengatur suhu kabin dengan lebih fokus tanpa harus terpaku pada layar sentuh saat berkendara.
Detail Kabin: Kenyamanan dalam Ruang Terbatas
BYD Racco dirancang untuk menjadi teman perjalanan perkotaan yang fungsional. Hal ini terlihat dari ketersediaan berbagai opsi konektivitas, mulai dari port pengisian daya 12V, USB, hingga Type-C yang sudah menjadi kebutuhan standar di era digital. Pengoptimalan ruang juga menjadi catatan penting; konsol tengah Racco memiliki ruang penyimpanan di bagian atas serta laci penyimpanan yang cukup lega. Selain itu, kompartemen penyimpanan tambahan juga ditemukan di bagian terowongan tengah.
Sisi pengemudi mendapatkan perhatian ekstra guna meningkatkan visibilitas. Mirip dengan karakteristik mobil kei car lainnya, Racco memiliki kaca depan tinggi yang memberikan pandangan luas ke arah jalan. Pengalaman berkendara pun diperkuat dengan setir tiga palang yang dilengkapi berbagai tombol fungsional untuk memudahkan akses fitur selama di perjalanan.
Sentuhan Mewah dan Aksesibilitas Pintu Geser
Meskipun masuk dalam kategori mobil mungil dengan harga ekonomis, BYD tidak pelit dalam memberikan fitur kenyamanan. Kursi depan mobil ini sudah dilengkapi dengan fitur pemanas, yang tentunya sangat berguna saat musim dingin di Jepang. Seluruh kursi dilapisi dengan kulit sintetis berwarna putih yang memberikan kesan bersih, mewah, dan futuristik.
Fasilitas standar lainnya juga tetap tersedia, seperti pelindung matahari, jendela elektrik, pengaturan kaca spion samping elektrik, bahkan tempat kacamata hitam di sisi pengemudi. Untuk aspek aksesibilitas, salah satu keuntungan besar dari Racco adalah penggunaan pintu geser belakang baik di sisi pengemudi maupun penumpang. Fitur ini mempermudah akses keluar-masuk penumpang di tempat parkir sempit, yang merupakan tantangan umum di kota-kota besar Jepang.
Spesifikasi Teknis dan Performa Perkotaan
BYD Racco merupakan kendaraan listrik (Electric Vehicle) perkotaan yang kompak dengan dimensi panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.800 mm. Untuk urusan performa, mobil ini mengandalkan satu motor listrik yang diletakkan di poros depan dengan daya puncak 20 kW atau setara dengan 27 hp. Tenaga ini dinilai cukup lincah untuk membelah kemacetan kota dengan efisiensi energi yang tinggi.
Dapur pacunya ditenagai oleh baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang diproduksi oleh anak perusahaan BYD sendiri, FinDreams. Kombinasi motor dan baterai ini menyediakan jangkauan WLTC hingga 180 km dalam sekali pengisian daya. Menariknya, meski berukuran kecil, BYD Racco sudah mendukung teknologi pengisian daya cepat (DC) hingga 100 kW, sebuah fitur yang biasanya hanya ditemukan pada mobil listrik berukuran lebih besar.
Harga Bersaing dan Proyeksi Pasar di Jepang
BYD Racco dijadwalkan akan memasuki pasar Jepang secara resmi pada musim panas atau musim gugur tahun 2026. Harga yang ditawarkan cukup kompetitif, yakni sekitar 2,5 juta yen atau jika dikonversi berada di kisaran Rp275 juta. Harga ini menempatkan Racco sebagai pesaing serius bagi raja-raja kei car lokal yang sudah lama mendominasi.
Sebagai informasi, pasar kei car di Jepang sangatlah menggiurkan. Tahun lalu saja, tercatat sebanyak 1.667.360 unit mobil kei terjual di Jepang, dengan Honda N-Box tetap kokoh sebagai model terlaris. Kehadiran BYD Racco dengan teknologi baterai mutakhir dan efisiensi pengisian daya DC yang tinggi diharapkan mampu mengguncang dominasi merek lokal dan menjadi pilihan baru bagi konsumen yang menginginkan mobil mungil berbasis tenaga listrik murni.
Dengan interior yang terungkap sepenuhnya, BYD seolah mengirimkan pesan bahwa mereka siap bertarung di segmen paling tradisional Jepang dengan membawa keunggulan teknologi global mereka ke dalam dimensi yang mungil.