Berburu Tiket Mudik 2026: KA Kahuripan Jadi Primadona Warga Bandung

Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:39:22 WIB
Berburu Tiket Mudik 2026: KA Kahuripan Jadi Primadona Warga Bandung

JAKARTA - Gelombang antusiasme masyarakat Bandung untuk pulang ke kampung halaman pada momentum Lebaran 2026 mulai mencapai puncaknya. Meski hari raya masih beberapa pekan lagi, persaingan mendapatkan kursi kereta api sudah berlangsung sengit. Fenomena ini terlihat jelas di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung, di mana ribuan tiket untuk tanggal-tanggal krusial telah ludes dipesan oleh para pemudik yang ingin mengamankan perjalanan mereka lebih awal.

Pihak otoritas kereta api mencatat bahwa periode keberangkatan di pertengahan Maret menjadi pilihan utama masyarakat. Kecepatan transaksi pemesanan tiket ini mencerminkan betapa tingginya ketergantungan warga Jawa Barat pada moda transportasi rel yang dinilai lebih terjadwal dan efisien dibandingkan moda transportasi darat lainnya.

Ludesnya Tiket KA Kahuripan di Tanggal Favorit

Salah satu sorotan utama dalam masa angkutan Lebaran tahun ini adalah habisnya tiket untuk kereta api kelas ekonomi tertentu. PT KAI Daop 2 Bandung mengungkapkan bahwa tiket KA Kahuripan untuk jadwal keberangkatan mudik tanggal 17, 18, dan 19 Maret 2026 telah habis terjual. Ketiga tanggal tersebut menjadi incaran utama karena dianggap sebagai waktu yang ideal bagi masyarakat untuk mulai melakukan perjalanan menuju kampung halaman sebelum kepadatan umum terjadi.

Manager Humas Daop 2, Kuswardojo, membenarkan bahwa pergerakan reservasi tiket pada tanggal-tanggal tersebut sangat masif. Masyarakat secara proaktif mengincar kursi sejak pertama kali dibuka untuk menghindari kehabisan akses transportasi menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur yang menjadi tujuan dominan.

Kesiapan Ratusan Ribu Kursi dan Tambahan Perjalanan

Menghadapi lonjakan permintaan yang luar biasa ini, PT KAI Daop 2 Bandung telah menyiapkan infrastruktur angkutan yang cukup besar. Secara total, tersedia 345.840 kursi yang dialokasikan khusus untuk masa angkutan Lebaran tahun 2026. Angka ini disusun berdasarkan proyeksi jumlah penumpang yang diprediksi akan terus meningkat mendekati hari raya.

"Kami telah menyiapkan sebanyak 345.840 tempat duduk untuk masa angkutan Lebaran tahun ini," jelas Kuswardojo dalam keterangannya pada Jumat. Untuk mendukung ketersediaan kapasitas tersebut, pihaknya mengoperasikan total 28 jadwal keberangkatan setiap harinya. Rangkaian ini terdiri dari 24 perjalanan kereta api reguler yang sudah ada dan didukung oleh empat perjalanan kereta api tambahan khusus Lebaran.

Kiaracondong Menjadi Titik Keberangkatan Utama ke Timur

Berdasarkan pola pergerakan penumpang, Stasiun Kiaracondong di Bandung memegang peranan vital sebagai gerbang keberangkatan utama bagi pemudik kelas ekonomi. Mayoritas calon penumpang yang berangkat dari stasiun ini memiliki tujuan ke berbagai wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Hingga laporan terbaru dikeluarkan, data menunjukkan bahwa minat masyarakat tetap konsisten tinggi. "Saat ini yang sudah terjual lebih kurang ada 107.700," kata Kuswardojo. Penjualan ratusan ribu tiket ini menjadi bukti bahwa strategi penyediaan kursi yang dilakukan KAI telah merespons kebutuhan pasar dengan tepat, meski tekanan pada tanggal-tanggal favorit tetap tak terhindarkan.

Daftar Kereta Tambahan untuk Menampung Lonjakan Pemudik

Guna menyiasati habisnya tiket pada kereta reguler, Daop 2 Bandung telah memetakan penempatan empat kereta api tambahan Lebaran. Penambahan ini difokuskan pada rute-rute yang memiliki sejarah permintaan tertinggi setiap tahunnya. Rincian tambahan tersebut mencakup dua kereta api Lodaya yang melayani relasi Bandung menuju Solo Balapan, serta satu kereta ekonomi Kutojaya tambahan dengan rute Kiaracondong menuju Kutoarjo.

Selain itu, terdapat pula satu kereta ekonomi tambahan yang diberangkatkan dari Stasiun Kiaracondong untuk membantu menampung limpahan penumpang menuju arah timur. Kehadiran armada tambahan ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi calon pemudik yang belum mendapatkan tiket pada jadwal reguler.

Analisis Alasan KA Kahuripan Menjadi Favorit Masyarakat

Di antara sekian banyak pilihan perjalanan, KA Kahuripan yang melayani rute Stasiun Kiaracondong menuju Blitar menonjol sebagai kereta api yang paling dicari atau favorit. Tingkat keterisian kereta ini selalu mencapai angka maksimal dalam waktu singkat. Berdasarkan prediksi manajemen, puncak arus keberangkatan kereta api secara keseluruhan diperkirakan akan jatuh pada tanggal 18 Maret 2026.

Kuswardojo memberikan penjelasan mengapa kereta tertentu bisa begitu cepat habis terjual. Menurutnya, faktor ekonomi tetap menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam memilih moda transportasi. "Salah satu yang menyebabkan kahuripan menjadi kereta yang favorit, karena tarif yang murah dan tentunya fasilitas yang cukup menyenangkan bagi pengguna jasa kereta api," ungkapnya. Kombinasi harga tiket yang terjangkau dengan pelayanan yang tetap terjaga kualitasnya membuat KA Kahuripan sulit tergoyahkan sebagai pilihan utama pemudik.

Jaminan Ketersediaan dan Layanan Bagi Calon Penumpang

Meskipun beberapa tanggal sudah menunjukkan status habis terjual, pihak KAI tetap mengimbau masyarakat untuk rutin memantau sistem pemesanan resmi. KAI berkomitmen untuk terus mematikan ketersediaan tempat duduk bagi para calon penumpang melalui manajemen pembatalan dan pemesanan kembali yang transparan.

Kuswardojo menegaskan bahwa bagi rute atau tanggal di luar 17 hingga 19 Maret, kesempatan untuk mendapatkan tiket masih terbuka lebar. Keandalan sistem pemesanan daring saat ini memungkinkan masyarakat untuk mengatur perjalanan mereka dengan lebih fleksibel. Dengan persiapan matang yang dilakukan Daop 2 Bandung, diharapkan proses mudik tahun 2026 dapat berjalan dengan aman dan seluruh penumpang dapat terangkut menuju tujuannya masing-masing dengan kenyamanan yang optimal.

Terkini